TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
News & Entertainment

66 Persen Pemerkosaan di Indonesia Terjadi Saat Seseorang Berusia di Bawah 18 Tahun

  • Trinzi Mulamawitri
  • Posted on : Jumat, 22 Juli 2016

2 dari 3 kasus pemerkosaan terjadi saat korban di bawah umur 18 tahun | https://www.change.org/id/tentang/mulaibicara

Mengerikan, ya? Tapi itulah salah satu hasil dari survey online yang dilakukan bulan Juni 2016 oleh Komnas Perempuan, Change.org, Lentera Sintas Indonesia dan Magdalene.co terhadap 25.213 netizen (12.812 perempuan, 12.389 laki-laki dan 12 transgender). Dari seluruh responden tersebut, 37,87 persen mengaku pernah mengalami kekerasan seksual dalam berbagai bentuk.

 

Ada 5995 perempuan (62,8 persen), 3544 lelaki (37,1 persen dan 10 transgender (0,1 persen). Enam persen dari responden atau 1636 orang pernah dipaksa, diintimidasi dan diancam melakukan aktivitas seksual atau pemerkosaan. Tapi dari jumlah tersebut, 93 persen korban memilih untuk tidak melaporkan kasusnya. Hasil ini membuktikan hipotesa dari Komnas Perempuan.

 

“Komnas Perempuan dibuat karena insiden tahun 1998 ketika banyak perempuan Tionghoa mendapatkan kekerasan seksual tapi mereka memilih diam. Mereka yang justru ingin melaporkan adalah saksi atau keluarga korban. Karena korban tidak percaya pada perangkat hukum. Sampai sekarang itu masih terjadi,” ujar Mariana Amiruddin, komisioner Komnas Perempuan dalam konferensi pers tentang hasil survey ini hari Kamis, 21 Juli 2016.

 

Ada lagi 4 temuan menarik dari hasil survey ini yang berguna untuk diketahui.  

1 2 3 4 5

Penulis :

  • Trinzi Mulamawitri

  • Editor in chief Cewekbanget.id. Boy crazy, patriarchy hater. Believes that beauty should not be define by size or race. My way to keep the sanity is by writing, buying lipstick and traveling.

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×