TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
News & Entertainment

5 Hal Menarik dari Film 'Bulan di Atas Kuburan'

  • Astri Soeparyono
  • Posted on : Selasa, 7 April 2015

5 Hal Menarik dari Film 'Bulan di Atas Kuburan'

Perfilman Indonesia kian menunjukan eksistensinya! Setelah beberapa film bisa lolos ke dalam festival internasional, kini ada film Indonesia lainnya yang enggak boleh terlewatkan, nih. Judulnya, Bulan di Atas Kuburan. Nah, sebelum menonton film ini, ada lima hal menarik yang perlu kita ketahui dulu nih, girls.

 

(Baca juga: 5 Film Hollywood yang Syuting di Indonesia)

 

Bukan Film Horor

Eitss, jangan salah sangka dulu, girls. Kalau kita baca judulnya, mungkin banyak yang menganggap ini adalah film horor. Padahal, ini adalah film drama yang bercerita tentang tiga sahabat yang mengadu nasib di Jakarta. Makanya, enggak heran kalau ada tagar #bukanfilmhoror pada film ini supaya para penonton tertarik untuk menikmati film yang akan diputar pada 16 April 2015 mendatang.

 

Terinspirasi dari sajak lama

Sebenarnya, film ini merupakan remake dari film berjudul sama yang disutradarai oleh Asrul Sani. Idenya terinspirasi dari sajak Sitor Situmorang yang judulnya Malam Lebaran. Dalam sajak itu, hanya ada tulisan Bulan di Atas Kuburan. Nah, pada 2015 ini, MAV Production, Sunshine Pictures, FreeBird  Films pun membuat ulang film ini. Tentunya dikaitkan dengan keadaan Indonesia saat ini, terutama Jakarta.

 

Dibintangi banyak artis papan atas

Film yang disutradarai oleh Edo W.F Sitanggang ini dibintangi oleh sederet artis papan atas seperti, Rio Dewanto (Sahat), Donny Alamsyah (Tigor), Tio Pakusadewo (Sabar), Atiqah Hasiholan (Mona), Ria Irawan (istri Sabar), dan masih banyak lagi. Penampilan mereka yang penuh totalitas terlihat dari akting yang mumpuni, juga pendalaman karakter.

 

(Baca juga: 5 Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa)

 

Menampilkan keindahan Pulau Samosir

Enggak hanya ber-setting di Jakarta, proses syuting film ini juga dilakukan di Pulau Samosir, Sumatera Utara. Bisa dilihat bagaimana keindahan pulau tersebut dengan sudut pengambilan dari atas. Di sisi lain, kita juga bisa lebih mengenal bagaimana budaya Batak di Indonesia lewat plot ceritanya. Kita juga bisa tahu kebiasaan adat mereka hingga logat Batak yang kental.

 

Arti dari judul

Bulan di Atas Kuburan sebenarnya hanya perumpamaan aja. Judul tersebut menggambarkan bagaimana wajah Indonesia yang bisa diwakili dengan ibukota Indonesia, Jakarta dan ketiga tokoh utama yang memiliki problemanya masing-masing. Entah itu kehidupan sebagai masyarakat bawah, korupsi, hingga carut marut kampanye presiden.

 

(Baca juga: 5 Film Indonesia yang Hampir Masuk Penghargaan Oscar)

 

(sintia, foto: sintia, film21bioskop.com, dok. Film BDAK)

 

Penulis :

  • Astri Soeparyono

  • Managing Editor untuk cewekbanget.id. Percaya kalau cewek bisa dan boleh jadi apa aja yang dia mau, asal mau usaha dan kadang usaha ekstra! :*

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×