TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
Love,life & Sex Education

Penelitian Ungkap 5 Perbedaan Cowok dan Cewek Saat Galau Patah Hati

  • Natasha Erika
  • Posted on : Kamis, 27 Agustus 2015

Penelitian Ungkap 5 Perbedaan Cowok dan Cewek Saat Galau Patah Hati

Kala hubungan dengan si dia berakhir, apa yang kita lakukan? Menangis, belanja, atau menghabiskan waktu bareng teman-teman untuk curhat? Bicara soal hubungan yang putus di tengah jalan, enggak bisa dipungkiri bahwa cewek cenderung menghadapinya dengan hal-hal dramatis dibandingkan cowok.

 

Namun, menurut sebuah studi di Binghamton University, cewek lebih bisa menerima kekecewaan dan melanjutkan hidup untuk masa depan yang lebih baik. Namun, sikap serupa enggak ditemui pada cowok. Penelitian berhasil mengungkap 5 perbedaan cowok dan cewek saat galau patah hati.

 

Baca juga: One Direction: 5 Lagu di Album 'Four' Yang Cocok Didengar Ketika Galau

 

Cowok justru lebih galau!

(foto: buzzfeed.com)

Pasalnya, cowok lebih enggak bisa menerima hubungan yang kandas. Alhasil, mereka pun ditemukan lebih menderita daripada cewek.


Cewek lebih bisa menerima kegalauan

(foto: teen.com)

Kondisi ini, menurut rekan peneliti bernama Craig Morris, cewek mungkin lebih banyak menangis dan menyesal atas hubungan yang putus di tengah jalan, tetapi cewek jauh lebih baik dalam menerima kegagalan.


Cowok berkompetisi dengan cowok lain

Sementara itu, cowok memandang hubungan sebagai kompetisi dengan sesama cowok lainnya. Hubungan buat cowok seperti sebuah kemenangan, sedangkan cewek memandangnya sebagai sebuah kebahagiaan. Jadi, saat hubungan berakhir, dampaknya lebih mendalam pada cowok.

 

Baca juga: Penelitian Soal Kenapa Kita Suka Dengerin Lagu Sedih Waktu Galau

 

Cewek punya dukungan emosi

Studi yang melibatkan 5705 partisipan dari 96 negara, menunjukan bahwa investasi waktu dan perasaan lebih banyak dilakukan oleh cewek daripada cowok. Jadi, cewek lebih selektif dalam memilih pasangan. Selain itu, cewek memiliki banyak pendukung di belakang mereka, yaitu keluarga dan sahabat. Jadi, kala hubungan gagal, para pendukungnya akan siap membantu dan mendengarkan segala luapan emosi yang mereka rasakan.

 

Cowok jarang punya dukungan emosi

(foto: lukewilliamsgossip.blogspot.com)

Namun, kondisi tersebut enggak terjadi pada cowok. Sebab, secara natural, cowok terlahir dengan sikap maskulin yang tinggi dan mereka enggak terbiasa mengungkapkan perasaan secara mendetil pada sahabat dan keluarga. Keterbatasan inilah yang akhirnya membuat cowok lebih sengsara saat hubungan dengan pasangannya berakhir.

 

Baca juga: Ciri-ciri Cowok Lagi Galau di Social Media

 

(sumber: lusina/female.kompas.com, foto: mommyish.com)

 

Penulis :

  • Natasha Erika

  • Cewek penggemar yoga ini, walau suka banget dengerin lagu-lagu The Beatles, sebenarnya juga seorang Swifty dan Directioner, lho. Hidup Tay-Tay Niall Liam Harry dan Louis! Oh iya, waktu SMA suka banget sama pelajaran sejarah! Ada yang suka juga?

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×