TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
Love,life & Sex Education

7 Hal Mengejutkan Soal Pacaran dari Mereka yang Enggak Pernah Pacaran Sama Sekali

  • Sintia Astarina
  • Posted on : Rabu, 15 Februari 2017

7 Hal Mengejutkan Soal Pacaran dari Mereka yang Enggak Pernah Pacaran Sama Sekali

Senangnya punya pacar yang bisa nemenin kita ke mana-mana, jadi tempat curhat pertama kita, juga bisa mendukung hal-hal positif yang kita suka. Hanya saja, hal ini sering membuat kita terlalu fokus dengan si dia sampai-sampai kita mengabaikan gimana pendapat orang lain tentang hubungan kita.

Sekali-kali perlu lho, mendengarkan perspektif orang lain soal hubungan kita, tertutama dari mereka yang belum pernah pacaran sama sekali. Contohnya, seperti 7 hal mengejutkan berikut ini.

 

Ketika dua orang jatuh cinta, mereka enggak menyembunyikannya

Girls, penting untuk diingat, kalau ada cowok yang suka sama kita, dia akan meluangkan waktunya meskipun dia sibuk. Kalau lagi jalan berdua pun, kita dan dia juga akan menunjukkan ketertarikan satu sama lain. Bahkan, enggak jarang kita saling kode-kodean buat nunjukkin kalau kita dan dia memang punya perasaan yang sama.

 

Pas pacaran, enggak apa-apa kok enggak lanjut ke jenjang yang lebih serius

Ini sangat wajar, terlebih karena usia kita masih muda. Yang namanya pacaran itu adalah pendekatan untuk mengenal satu sama lain dan enggak dimungkiri kalau pacaran memberikan kita banyak keuntungan. Namun, kalau kita atau dia enggak pengin lanjut ke jenjang yang lebih serius, it’s okay. Bukan berarti juga kita main-main sama hubungan yang sekarang, kan?

Masih ada hal-hal penting lain yang bisa kita pikirkan dan lakukan. Misalkan, kuliah di Perguruan Tinggi Negeri favorit, kerja di perusahaan bergengsi, jalan-jalan ke tempat seru, dan masih banyak lagi.

 

Enggak ada kata berhenti berjuang

Kita enggak bisa memutuskan untuk berada dalam suatu hubungan, lalu tiba-tiba berhenti berjuang untuk orang yang kita sayang. Ingat, pas lagi pacaran, kita dan dia saling memiliki tanggung jawab untuk menjaga hubungan. Entah supaya terhindar dari rasa jenuh, terhindar dari perkara-perkara kecil, bahkan supaya kita jauh-jauh dari kata putus.

 

Kita sadar cinta itu buta, tapi kita enggak peduli

Kita bakal melakukan apa aja untuk memperjuangkan orang yang kita sayang. Misalnya, kita enggak suka film action, sedangkan cowok kita suka. Pada akhirnya, kita mulai belajar mengalah dengan menyukai film-film yang bukan selera kita. Kadang, demi orang lain, kita rela banget buat enggak jadi diri sendiri.

 

Kita bukan jadian sama orangnya aja, tapi juga hidupnya

Ini nih yang paling enggak enak kalau udah putus nanti. Pas pacaran, kita sebenarnya bukan cuma jadian sama cowok yang kita suka, tetapi juga sama kehidupannya, keluarganya, teman-temannya, tempat-tempat yang pernah didatengin bareng, juga momen-momen manis yang ingin dikenang. Pas putus, rasanya kita juga memutuskan hubungan kita dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan si dia. Duh… rasanya emang pahit, girls.

 

Cinta aja enggak cukup

Apakah kita dan dia hanya butuh cinta? Enggak. Gimana dengan kejujuran, komitmen, komunikasi, pengorbanan, dan hal-hal untuk saling melengkapi? Jatuh cinta— khususnya untuk yang baru mengalami di kali pertama— rasanya emang intens banget. Namun, cinta aja enggak cukup buat bikin kita bisa bersama seseorang.

 

Pacaran bukan hanya sekadar status

Idealnya, kita dan dia sama-sama sadar dengan masing-masing status, dan apa arti di balik kedekatan satu sama lain. Makanya, kita dan dia juga perlu sekali-kali mengobrol tentang status dan peran masing-masing dengan sejujur-jujurnya. Jangan sampai status kita in a relationship, tapi hati merasa complicated.

Penulis :

  • Sintia Astarina

  • Freelance writer for cewekbanget.id. A flâneur who has interests in writing, reading books, music, movies, and social activities. Follow my #Bookstagram: @sintiawithbooks.

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×