TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
Love,life & Sex Education

6 Aturan Penting Mencukur Rambut Vagina

  • Natasha Erika
  • Posted on : Senin, 7 September 2015

6 Aturan Penting Mencukur Rambut Vagina

Beberapa cewek senang mencukur rambut di area vagina secara rutin agar merasa lebih bersih. Ada juga yang melakukannya demi penampilan, terutama mereka yang suka berenang menggunakan pakaian model bikini. Apa pun alasan di baliknya, tetap ada aturan yang sebaiknya kita patuhi ketika mencukur supaya kulit enggak luka dan hasilnya bersih maksimal.

 

Baca juga: 6 Hal Aneh Kita Rasakan Pada Vagina Yang Ternyata Sangat Normal

 

Pisau cukur harus baru

Pastikan pisau cukur yang kita pakai masih baru dan tajam, serta selalu diganti setiap bulan. "Pisau cukur yang tumpul menyebabkan luka dan mengandung banyak bakteri," kata dr Heidi Waldorf, Direktur Dermatologi Laser dan Kosmetik Mount Sinai Hospital, New York. Yang paling baik adalah gunakan pisau cukur bermata pisau ganda dengan kepala fleksibel sehingga tampilan yang dihasilkan lebih bersih.

 

Waktu yang tepat

Segera sehabis mandi, saat kulit dan rambut di seluruh area tubuh masih lembab dan lembut, adalah waktu terbaik untuk pencukuran. Demikian dituturkan dr Ava Shamban, Asisten Profesor Dermatologi Klinis University of Los Angeles. Pori-pori pun saat itu sedang terbuka sehingga rambut lebih mudah dicabut.

 

Manjakan area vagina

Untuk mencegah rambut tumbuh ke dalam dan iritasi, manjakan kulit area vagina sebelum pencukuran. Usap dan pijat kulit menggunakan losion selama sekitar 20 detik. Bilas, lalu gunakan kondisioner untuk melembutkan rambut kemaluan. Kemudian, sikat rambut dengan sikat lembut ke arah tumbuhnya rambut. "Ini juga untuk mencegah ujung rambut mencuat ke atas sehingga folikel tetap terlihat jelas," kata Waldorf.

 

Baca juga: Awas Bahaya Mencukur Bulu Area Miss V!

 

Gunakan krim

Aplikasikan krim cukur yang bersifat melembabkan, atau kondisioner, atau krim rambut. Setelah itu, barulah lakukan pencukuran. Krim berguna untuk mencegah kulit lecet dan menjaga agar pisau cukur tidak selip.

 

Perhatikan arahnya

Jika ada rambut kemaluan yang ukurannya sangat panjang, gunting dulu dengan gunting kuku supaya nanti enggak menghambat gerakan pisau cukur. Bercukurlah dengan arah berlawanan dari arah pertumbuhan rambut agar hasilnya lebih halus. Namun jika kulit kita sensitif, enggak apa-apa mencukur sesuai arah pertumbuhan rambut.

 

Langkah terakhir

Oleskan pelembab yang bebas dari pewarna atau wewangian agar terhindar dari iritasi. Jika ada bagian kulit yang luka, aplikasikan obat luka untuk mencegah infeksi. Kenakan celana longgar beberapa jam setelah selesai bercukur untuk menghindari gesekan antara celana dan kulit yang masih sensitif.

 

Baca juga: 4 Fakta Soal Vagina dan Selaput Dara

 

(sumber: lily turangan/health.kompas.com, foto: tumblr.com)

 

Penulis :

  • Natasha Erika

  • Cewek penggemar yoga ini, walau suka banget dengerin lagu-lagu The Beatles, sebenarnya juga seorang Swifty dan Directioner, lho. Hidup Tay-Tay Niall Liam Harry dan Louis! Oh iya, waktu SMA suka banget sama pelajaran sejarah! Ada yang suka juga?

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×