TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
Love,life & Sex Education

4 Panduan Memilih Celana Dalam untuk Menghindari Keputihan

  • Astri Soeparyono
  • Posted on : Rabu, 19 Agustus 2015

4 Panduan Memilih Celana Dalam untuk Menghindari Keputihan

Celana dalam bisa jadi salah satu penyebab keputihan. Ini dia 4 panduan memilih celana dalam untuk menghindari keputihan.

 

(Baca juga: Desain Celana Dalam Cewek dari Masa ke Masa)

 

Celana dalam akan memengaruhi kelembaban dan sirkulasi udara di vagina. Kelembaban yang terlalu tinggi akan membuat jamur dan bakteri di vagina berkembang cepat dan menyebabkan keputihan yang patogenik atau berpotensi jadi penyakit. Agar terhindar dari keputiha, ikuti 4 panduan memilih celana dalam untuk menghindari keputihan ini, girls.

 

Berbahan katun

Bahan katun memiliki pori-pori kain yang besar sehingga memungkinkan terjadinya pergantian udara dengan baik.

 

 

Elastis

Selain itu, katun juga memiliki elastitas yang baik dan tekstur kain yang lembut sehingga tak menimbulkan alergi atau gatal pada area tersebut.

 

(Baca juga: Awas, Bahaya Pakaian Dalam Terlalu Ketat!)

 

Hindari bahan spandex & terlalu ketat

Hindari memilih celana dalam yang terbuat dari bahan yang berpori kecil seperti satin atau spandex yang terlalu ketat.

 

Hindari bahan tile

Hindari juga memilih celana dalam yang berbahan tile. Sekalipun berpori besar (mirip jala), namun tektur kainnya yang agak kasar membuat kita enggak nyaman memakainya dan juga bikin gatal.

 

Sebenarnya, celana dalam dengan bahan selain katun, enggak masalah kalau hanya dipakai sekali-kali. Tapi hindari untuk menggunakan bahan tersebut untuk pemakaian sehari-hari.

 

(Baca juga: 5 Kesalahan Cewek Dalam Menjaga Kebersihan Vagina)

 

(dini/female.kompas.com, foto: hip2save.com, aliexpress.com, nastiashop.com, photobucket.com)

 

Penulis :

  • Astri Soeparyono

  • Managing Editor untuk cewekbanget.id. Percaya kalau cewek bisa dan boleh jadi apa aja yang dia mau, asal mau usaha dan kadang usaha ekstra! :*

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×