TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
Fashion & Beauty

Trik Kecantikan Berbahaya dari Korea, Memakai Sumpit Hangat

  • Astri Soeparyono
  • Posted on : Senin, 4 Januari 2016

Trik Kecantikan Berbahaya dari Korea, Memakai Sumpit Hangat

Ada satu trik kecantikan yang menarik tapi juga berbahaya dari Korea Selatan, melentikkan bulu mata menggunakan sumpit hangat. Trik ini berasal dari seorang beauty vlogger t0inky. Sebenarnya ia sudah lama mengupload video tutorialnya di Youtube. Tapi akhir-akhir ini menarik perhatian banyak orang. Gimana trik kecantikan berbahaya dari Korea dengan memakai sumpit hangat ini?

 

(Baca juga: Tips Alami Panjangkan Bulu Mata)

 

Melentikkan bulu mata

Seorang beauty vlogger pemilik akun YouTube bernama t0inky, mempraktekkan cara menggunakan sumpit panas di bulu matanya. Menurut dia, cara tersebut lebih efektif.

 

Lalu, dia menyebutkan, telah mencoba berbagai cara melentikkan bulu mata, mulai dari menggunakan penjepit bulu mata mahal, penjepit bulu mata listrik, hingga melakukan perawatan keriting bulu mata.

 

"Keriting bulu mata cukup bahaya karena ada bahan kimia di matamu dan itu hanya bertahan empat minggu," ujar t0inky.

 

(Baca juga: Tips Agar Bulu Mata Enggak Rontok)

 

Sumpit hangat

T0inky menujukkan, cara kerja pemakaian sumpit bakar untuk melentiikan bulu mata. "Sumpit enggak perlu benar-benar panas, hanya perlu hangat,"

 

"Hangat dari sumpit ini juga menghilangkan gumpalan maskara. Tapi, jika terlalu panas, ini bisa merontokkan maskara," imbuhnya.

 

Sang beauty vlogger juga menyebutkan agar jangan langsung menjepit bulu mata setelah mengaplikasikan maskara karena dapat membuat rontok bulu mata. 

 

Kira-kira, banyak yang ikutan mencoba enggak, ya?

 

 

(Baca juga: Perbedaan Masalah Kulit Wajah Cewek Korea dan Indonesia)

 

(silvita/ female.kompas.com)

 

Penulis :

  • Astri Soeparyono

  • Managing Editor untuk cewekbanget.id. Percaya kalau cewek bisa dan boleh jadi apa aja yang dia mau, asal mau usaha dan kadang usaha ekstra! :*

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×