TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
Fashion & Beauty

7 Kesalahan yang Dilakukan Cewek Saat Membentuk Alis

  • Uswatun Khasanah
  • Posted on : Rabu, 15 Februari 2017

Alis Tebal Cara Delevingne Membingkai Wajahnya dengan Cantik

Saat ini, banyak cewek yang menyukai make up alis. Alis yang tebal dan rapih kini menjadi standar kecantikan bagi banyak cewek, enggak hanya untuk pergi ke acara acara formal, tetapi juga sudah banyak digunakan untuk kegiatan sehari hari. Model model seperti Cara Delevingne dan Lily Collins juga semakin dicintai karena bentuk alisnya yang tebal, tegas, dan indah. Bagi sebagian orang yang enggak memiliki alis yang sesuai dengan keinginan mereka, biasanya akan membentuknya dengan berbagai cara, merapihkan bentuknya atau mengisinya dengan pinsil alis. Sebenarnya, Standar kecantikan enggak perlu diikuti kok, girls! Enggak masalah kalau kita senang dengan bentuk alis kita, tapi kalau memang kita benar benar ingin mengubah bentuk alis kita, lebih baik lakukan dengan hati hati. Hindari 7 kesalahan yang dilakukan cewek saat membentuk alis ini.

 

1. Terlalu banyak mencabut bulu alis.

Jangan mencabut bulu alis terlalu banyak, girls. Bentuk alis berpengaruh terhadap ekspresi, mencabut bulu alis terlalu banyak, berkemungkinan membuat kita jadi terlihat terus terusan kaget, hi-hi. Selain itu, mempertahankannya juga akan jadi lebih sulit. Lebih baik meminta tolong bantuan para ahli untuk membentuk bulu alis, kemudian kita tinggal mengikuti bentuk yang sudah ada untuk make up sehari hari.

 

2. Mengikuti bentuk alis para ahli kecantikan di media sosial.

Banyak para ahli kecantikan di media sosial, memiliki bentuk alis yang serupa. Enggak masalah kalau kita memang menyukai bentuk alis seperti itu, tapi konsekuensinya kita akan terlihat seperti kebanyakan orang, he-he-he. Kita boleh banget kok mencoba bentuk yang lebih sesuai dengan bentuk wajah kita.

 

3. Menggunakan warna yang salah untuk mengisi alis.

Kalau kita mengisi warna alis kita, pilihlah warna yang setingkat atau dua tingkat lebih terang dari warna asli alis kita. Cara ini membuat kita jadi terlihat lebih natural dan masih bisa memperbaikinya jika ada kesalahan saat sedang mengisi alis. Kalau warna yang kita pilih terlalu terang, hasilnya bisa enggak terlihat, sementara kalau warna yang dipilih terlalu gelap, kita malah bisa terlihat seperti tokoh kartun. Hu-hu.

 

4. Mencoba membuatnya seperti duplikat.

Sepasang alis kita enggak perlu dibuat seperti kembar lho girls! Biasanya, bentuk wajah seseorang itu enggak simetris dengan sempurna, begitupun dengan alis yang membingkai wajah kita. Coba ikuti dan pertahankan bentuk natural masing masing alis.

 

5. Menggunakan cermin pembesar.

Menggunakan kaca pembesar dalam membentuk alis justru bisa membuat kita jadi beresiko terllau banyak mencabut bulu alis. Hal ini terjadi karena kaca pembesar akan membuat kita kehilangan sudut pandang terhadap keseluruhan wajah kita, dan hanya melihat banyaknya bulu alis. Membuat kita jadi ingin terus mencabutnya. Lebih baik gunakan cermin biasa dengan pencahayaan natural.

 

6. Mencabut di waktu yang salah

Kalau proses mencabut alis menyakitkan untuk kita, namun kita tetap ingin melakukannya, coba lakukan saat kita baru saja selesai mandi air hangat. Uap air hangat membuka pori pori dan membuat folikel, tempat rambut tumbuh, menjadi lebih lembut. Hal ini membuat bulu alis jadi lebih mudah dicabut. Kalau kita punya kulit yang sensitif, hal ini juga membantu mengurangi kemerahan dan iritasi yang bisa muncul selama beberapa waktu setelah bulu alis tersebut dicabut.

 

7. Mencoba membuat bentuk yang enggak cocok untuk kita.

Bagi yang punya cetakan alis, lebih baik disimpan saja, girls. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pembentukan alis, tapi masing masing orang membutuhkan bentuk alis yang berbeda, yang sesuai dengan wajah kita masing masing. Cetakan alis hanya bisa memroduksi satu bentuk, dan bentuk tersebut belum tentu cocok dan yang dibutuhkan oleh bentuk wajah kita.

 

(sumber: gurl)

Penulis :

  • Uswatun Khasanah

  • Freelance Writer for Kawankumagz

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×